Renungan Harian
Materi refleksi spiritual untuk menemani perjalanan iman Anda setiap hari.
Renungan - Halaman 2
Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Kamis, 22 Januari 2026
Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Rabu, 21 Januari 2026
Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Selasa, 20 Januari 2026
Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Senin, 19 Januari 2026
Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Minggu, 18 Januari 2026
Renungan Terbaru: Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Kamis, 29 Januari 2026
PEKAN BIASA IIISt. Josef FreinademetzB. Arkanjela GirlaniWarna Liturgi: Hijau Bacaan I – 2 Samuel 7:18-19.24-29Siapakah aku ini, ya Tuhan Allah, dan siapakah keluargaku? Bacaan dari Kitab Kedua Samuel: Pada waktu itu Nabi Natan menyampaikan sabda Allah kepada Daud. Sesudah mendengar seluruh sabda itu, masuklah Raja Daud ke dalam, kemudian duduk di hadapan Tuhan sambil berkata, “Siapakah aku ini, ya Tuhan Allah, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini? Ini pun masih kurang di mata-Mu, ya Tuhan Allah! Sebab itu Engkau telah bersabda juga tentang keluarga hamba-Mu ini dalam masa yang masih jauh dan telah memperlihatkan kepadaku serentetan manusia yang akan datang! Engkau telah mengokohkan Israel menjadi umat-Mu untuk selama-lamanya, dan Engkau, ya Tuhan, menjadi Allah mereka. Dan sekarang, ya Tuhan Allah,tetaplah untuk selama-lamanya janji yang Kauucapkan mengenai hamba-Mu ini dan mengenai keluargaku, dan lakukanlah seperti yang Kaujanjikan itu. Maka nama-Mu akan menjadi besar untuk selama-lamanya, sehingga orang berkata: Tuhan semesta alam ialah Allah atas Israel! Maka keluarga hamba-Mu Daud akan tetap kokoh di hadapan-Mu. Tuhan semesta alam, Allah Israel, Engkau telah menyatakan kepada hamba-Mu ini, demikian: Aku akan membangun keturunan bagimu. Itulah sebabnya hamba-Mu ini telah memberanikan diri untuk memanjatkan doa ini kepada-Mu. Oleh sebab itu, ya Tuhan Allah, Engkaulah Allah dan segala firman-Mu adalah kebenaran; Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu. Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini, supaya tetap ada di hadapan-Mu untuk selama-lamanya. Sebab, ya Tuhan Allah, Engkau sendirilah yang bersabda, dan oleh karena berkat-Mu keluarga hamba diberkati untuk selama-lamanya.”
Baca Renungan Terbaru