PEKAN I PRAPASKAH
Sta. Alexandra
St. Didakus Carvalho
Warna Luturgi: Ungu
Bacaan I – Ester 4:10a.10c-12.17-19
Padaku tidak ada seorang penolong selain Engkau, ya Tuhan.
Bacaan dari Kitab Ester:
Di kala bahaya maut menyerang, Ratu Ester pun berlindung pada Tuhan. Ia mohon kepada Tuhan, Allah Israel, katanya,
“Tuhanku, Raja kami, Engkaulah yang tunggal. Tolonglah aku yang seorang diri ini. Padaku tidak ada seorang penolong selain Engkau, sebab bahaya maut mendekati diriku. Sejak masa kecilku telah kudengar dalam keluarga bapaku, bahwa Engkau, ya Tuhan, telah memilih Israel dari antara sekalian bangsa, dan nenek moyang kami telah Kaupilih dari antara sekalian leluhurnya, supaya mereka menjadi milik abadi bagi-Mu; dan telah Kaulaksanakan bagi mereka apa yang telah Kaujanjikan. Ingatlah, ya Tuhan, dan sudilah menampakkan diri-Mu di waktu kesesakan kami. Berikanlah kepadaku keberanian, ya Raja para allah dan Penguasa sekalian kuasa! Taruhlah perkataan sedap di dalam mulutku terhadap singa itu, dan ubahkanlah hatinya sehingga menjadi benci kepada orang-orang yang memerangi kami, supaya orang itu serta semua yang sehaluan dengannya menemui ajalnya. Tetapi selamatkanlah kami ini dengan tangan-Mu, dan tolonglah aku yang seorang diri ini, yang tidak mempunyai seorangpun selain dari Engkau, ya Tuhan.
Demikianlah Sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan – Mazmur 138:1-2a.2bc-3.7c-8; R:3a
Pada hari aku berseru, Engkau menjawab aku, ya Tuhan.
- Aku hendak bersyukur kepada-Mu dengan segenap hati, di hadapan para dewata aku akan bermazmur bagi-Mu. Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus.
- Aku memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu, sebab Kaubuat nama-Mu, dan janji-Mu melebihi segala sesuatu. Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.
- Tuhan, tangan kanan-Mu menyelamatkan daku, Engkau akan menyelesaikannya segalanya bagiku! Ya Tuhan, kasih setia-Mu kekal abadi, janganlah Kautinggalkan buatan tangan-Mu!
Bait Pengantar Injil – Mazmur 51:12a.14a
Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu.
Bacaan Injil – Matius 7:7-12
Setiap orang yang meminta akan menerima.
Inilah Injil Suci menurut Matius:
Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Mintalah, maka kamu akan diberikan; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta akan menerima, setiap orang yang mencari akan mendapat, dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu akan dibukakan.
Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”
Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.
Demikianlah Sabda Tuhan.
**Renungan
**
Ratu Ester tampil sebagai sosok beriman yang berani. Di tengah ancaman terhadap bangsanya, ia tak hanya berdoa secara pribadi, tetapi juga bertindak. Ia mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan orang lain. Doa dan aksi bersatu dalam langkahnya. Inilah wujud iman yang tidak tinggal diam melihat ketidakadilan dan penderitaan sesama.
Yesus dalam bacaan Injil mengajak kita untuk meminta, mencari, dan mengetuk. Namun, Ia juga mengingatkan: perlakukanlah orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. Artinya, doa tidak boleh lepas dari relasi dengan sesama. Percuma berdoa panjang jika masih menyakiti orang lain, menyebar kebencian, atau cuek terhadap mereka yang menderita.
Hari ini kita diundang untuk menjadi pribadi yang peka dan peduli. Jangan hanya berharap pertolongan Tuhan untuk diri sendiri, tetapi jadilah juga saluran kasih-Nya bagi orang lain. Dunia membutuhkan lebih banyak orang seperti Ester yang berani, peduli, dan bertindak dengan iman. Maukah kita menjadi salah satu darinya?
Ya Tuhan, mampukan kami untuk tidak hanya berdoa, tetapi juga bertindak nyata dalam kasih dan keberanian, amin.

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor.
Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.
Renungan ini ditulis oleh Mirifica (Komsos KWI)