Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Sabtu, 07 Februari 2026

Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Sabtu, 07 Februari 2026

6 Februari 2026 | Mirifica (Komsos KWI)

PEKAN BIASA IV
Hari Sabtu Imam
St. Rikardus
Sta. Koleta
St. Giovanni Triora
B. Anselmus Polanco
B. Rosalie Rendu

Warna Liturgi: Hijau

Bacaan I – 1 Raja-raja 3:4-13

Salomo memohon hati yang bijaksana, agar sanggup memerintah umat Allah.

Bacaan dari Kitab Pertama Raja-Raja:

Pada suatu hari Raja Salomo pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan kurban sebab di situlah bukit pengurbanan yang paling besar; seribu kurban bakaran ia persembahkan di atas mezbah itu. Di Gibeon itu Tuhan menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Bersabdalah Allah, “Mintalah apa yang kauharapkan dari pada-Ku!” Lalu Salomo berkata, “Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada hamba-Mu Daud, ayahku, sebab ia hidup di hadapan-Mu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau!
Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk di takhtanya seperti pada hari ini. Sekarang, ya Tuhan, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman. Kini hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya. Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan tepat, dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?” Tuhan sangat berkenan bahwa Salomo meminta hal yang demikian. Jadi bersabdalah Allah kepada Salomo, “Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum, maka Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu! Sungguh, Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorang pun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorang pun seperti engkau. Namun yang tidak kauminta pun akan Kuberikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorang pun seperti engkau di kalangan raja-raja.”

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 119:9.10.11.12.13.14; R:12b

Ajarkanlah ketetapan-Mu kepadaku, ya Tuhan.

  • Bagaimanakah kaum muda mempertahankan hidupnya tanpa cela? Dengan mengamalkan firman-Mu.
  • Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-Mu.
  • Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.
  • Terpujilah Engkau, ya Tuhan; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.
  • Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan.
  • Aku bergembira atas peringatan-peringatan-Mu, melebihi segala harta.

Bait Pengantar Injil – Yohanes 10:27

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku, sabda Tuhan. Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku.

Bacaan Injil – Markus 6:30-34

Mereka itu bagaikan domba-domba tak bergembala.

Inilah Injil Suci menurut Markus:

Pada waktu itu Yesus mengutus murid-murid-Nya mewartakan Injil. Setelah menunaikan tugas itu mereka kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah Sejenak!” Memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat. Maka pergilah mereka mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat, dan mereka mengetahui tujuannya. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu dan mereka malah mendahului Yesus. Ketika mendarat, Yesus melihat jumlah orang yang begitu banyak, Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Yesus mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Renungan

Ketika Allah memberi Salomo kesempatan untuk meminta apa pun, ia tidak memilih kekayaan atau kekuasaan, tetapi meminta hati yang bijaksana agar dapat membedakan yang baik dari yang jahat dan memimpin umat dengan benar (1Raj. 3:9). Permintaan ini menunjukkan kerendahan hati dan kepeduliannya terhadap orang lain. Itulah pemimpin sejati – yang mengutamakan kebaikan bersama, bukan keuntungan pribadi.

Mazmur hari ini menegaskan bahwa hikmat sejati bersumber dari firman Tuhan. Pemazmur mengarahkan hati dan hidupnya pada hukum-hukum Allah, bukan pada keinginan diri sendiri. Dalam Injil, Yesus menanggapi kerinduan banyak orang akan bimbingan dan harapan. Ia mengajar mereka dengan belas kasih karena mereka seperti domba tanpa gembala (Mrk. 6:34). Ia hadir bukan untuk mencari pujian, melainkan untuk memulihkan hidup.

Dalam dunia yang penuh ketimpangan dan kepentingan pribadi, kita dipanggil untuk meneladan Salomo dan Yesus: menjadi pribadi yang bijaksana dan penuh belas kasih. Kita bisa mulai dari hal-hal kecil – mendengarkan orang lain dengan hati, memutuskan sesuatu dengan adil, dan menempatkan kepentingan bersama di atas ambisi pribadi. Dunia membutuhkan lebih banyak hati yang bijaksana untuk membangun hidup bersama yang selaras dengan nilai-nilai Injil.

Ya Tuhan, berilah kami hati yang bijaksana dan penuh kasih agar hidup kami menjadi berkat bagi sesama, amin.

HUT Tahbisan Imam Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan O.Carm (Uskup Keuskupan Sufragan Malang)

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor.

Komsos KWI

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Renungan ini ditulis oleh Mirifica (Komsos KWI)

Bagikan

Terima Renungan Harian melalui Email

Mulai hari Anda dengan renungan spiritual yang menginspirasi. Kami akan mengirimkan renungan harian langsung ke kotak masuk email Anda setiap pagi.

Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja. Kami menghormati privasi Anda.