Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Senin, 12 Januari 2026

Bacaan, Mazmur Tanggapan dan Renungan Harian Katolik: Senin, 12 Januari 2026

11 Januari 2026 | Mirifica (Komsos KWI)

O PEKAN I
PEKAN BIASA I
St. Bernardus dr Corleone
St. Aelredus
St. Antonius Maria Pucci

Warna Liturgi: Hijau

Bacaan I – 1 Samuel 1:1-8

Hana sedih karena tidak mempunyai anak.

Bacaan dari Kitab Pertama Samuel:

Ada seorang pria dari Ramataim-Zofim, dari pegunungan Efraim, namanya Elkana bin Yeroham bin Elihu bin Tohu bin Zuf, seorang Efraim. Ia mempunyai dua isteri: yang seorang bernama Hana, dan yang lain bernama Penina. Penina mempunyai anak, tetapi Hana tidak. Setiap tahun Elkana pergi meninggalkan kotanya untuk sujud menyembah Tuhan semesta alam dan mempersembahkan kurban kepada-Nya di Silo. Di sana yang menjabat imam Tuhan ialah kedua anak Eli, yakni Hofni dan Pinehas.

Setiap kali Elkana mempersembahkan kurban, diberikannya kepada Penina, isterinya, dan kepada semua anaknya yang laki-laki dan perempuan masing-masing satu bagian. Tetapi Hana, yang sebenarnya lebih dikasihinya, hanya mendapat satu bagian juga, sebab Tuhan telah menutup kandungannya.

Karena Tuhan telah menutup kandungan Hana, Penina selalu menyakiti hatinya, supaya Hana gusar. Demikianlah terjadi dari tahun ke tahun. Setiap kali Hana pergi ke rumah Tuhan, Penina menyakiti hatinya, sehingga Hana menangis dan tidak mau makan. Lalu Elkana, suaminya, berkata kepada Hana, “Hana, mengapa engkau menangis? Dan mengapa engkau tidak mau makan? Mengapa hatimu sedih? Bukankah aku lebih berharga bagimu daripada sepuluh anak laki-laki?”

Demikianlah Sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan – Mazmur 116:12-13.14.17.18-19; R:17a

Aku mempersembahkan kurban syukur kepada-Mu, ya Tuhan.

  • Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebajikan-Nya kepadaku? Aku akan mengangkat piala keselamatan, dan akan menyerukan nama Tuhan.
  • Aku akan membayar nazarku kepada Tuhan di depan seluruh umat-Nya. Aku akan mempersembahkan kurban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama Tuhan.
  • Aku akan membayar nazarku kepada Tuhan di depan seluruh umat-Nya, di pelataran rumah Tuhan, di tengah-tengahmu, ya Yerusalem.

Bait Pengantar Injil – Markus 1:15
Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.

Bacaan Injil – Markus 1:14-20

Bertobatlah dan percayalah kepada Injil.

Inilah Injil Suci menurut Markus:

Sesudah Yohanes Pembaptis ditangkap, datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah. Yesus memberitakan, “Waktunya telah genap. Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”

Ketika Yesus sedang berjalan menyusur Danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka, “Mari, ikutlah Aku, dan kalian akan Kujadikan penjala manusia.” Mereka segera meninggalkan jalanya, dan mengikuti Yesus.

Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, dalam perahu bersama orang-orang upahannya. Lalu mereka mengikuti Yesus.

Demikianlah Sabda Tuhan.

Renungan

Di Galilea, Yesus memberitakan, “Saatnya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!” Pewartaan Yesus ini disambut baik oleh Simon dan Andreas saudara Simon karena mereka yang sedang menebar jala ikan di danau kemudian memutuskan untuk menanggapi panggilan Yesus untuk menjadi penjala manusia. Begitu pula dengan Yakobus dan Yohanes yang rela meninggalkan perahu dan ayah mereka lalu pergi mengikuti Yesus.

Kerelaan Simon dan kawan-kawan untuk segera mengikuti Yesus tentu bukan tanpa dasar. Mereka menyaksikan dengan jelas “Kerajaan Allah” dalam diri Yesus yang mengajak mereka. Kesediaan mereka untuk mengikuti-Nya merupakan bagian dari jalan pertobatan yang ingin mereka lalui, sebab dari awal Yesus menyerukan pertobatan. Jalan pertobatan itu mereka pilih terlebih dahulu dengan mendekatkan diri dengan Yesus, mengikuti-Nya dan menyebarkan kasih bagi setiap orang yang akan mereka layani.

Dalam dinamika hidup ini, kita juga tentu memiliki kesadaran tersendiri untuk memilih jalan pertobatan. Para murid yang dipanggil hari ini menunjukkan kepada kita kesaksian bahwa menjadi pengikut Yesus yang siap sedia serta rela berkorban merupakan pilihan radikal dalam pertobatan. Kita mendekatkan diri dengan-Nya, lalu menanggalkan ego demi kebaikan sesama yang kita jumpai di rumah, Gereja dan di tengah masyarakat. Panggilan kita bermula dari pertobatan pribadi, dan kemudian berdaya transformatif bagi sesama yang kita layani.

Ya Tuhan, semoga panggilan hidup yang kami terima dari-Mu memampukan kami untuk menjadi pentobat yang sejati, amin.

Sumber: Ziarah Batin 2026 Penerbit Obor

Komsos KWI

Komsos KWI

Membantu para Waligereja mewujudkan masyarakat Indonesia yang beriman, menghayati nilai-nilai universal, serta mampu menggunakan media komunikasi secara bertanggung jawab demi terciptanya persaudaraan sejati dan kemajuan bersama.

Renungan ini ditulis oleh Mirifica (Komsos KWI)

Bagikan

Terima Renungan Harian melalui Email

Mulai hari Anda dengan renungan spiritual yang menginspirasi. Kami akan mengirimkan renungan harian langsung ke kotak masuk email Anda setiap pagi.

Anda dapat berhenti berlangganan kapan saja. Kami menghormati privasi Anda.